Rabu, 11 Agustus 2010

Koleksi Do'a Do'a Para Sholihiin

Do’a yang berkenaan dengan rasa hati

Merupakan suatu kewajaran apabila manusia sangat mendambakan ketenangan dan ketentraman hati serta terbebas dari segala macam penyakit hati yang mencekam. Akan tetapi manusia tidak akan pernah bisa lepas darinya, bahkan sewaktu-waktu ia akan mengalami kegundahan dan kegelisahan. Adapun perbuatan hati yang berpenyakit itu seperti was-was, gundah gulana, lemah kemauan dan lain sebagainya. Untuk menghilangkan dan menyembuhkan penyakit-penyakit didalam hati tersebut, kita sebagai orang yang beriman tidak ada jalan lain melainkan harus meminta pertolongan Allaah Subhaanahu Wa Ta’aala dengan cara memohon dan memanjatkan do’a kepada-Nya. Semoga dengan itu, hati kita menjadi tenang dan tentram serta terbebas dari segala macam virus penyakit hati.

Berdasarkan pengalaman, dengan melihat berbagai macam fenomena yang terjadi ditengah masyarakat, bahwa penyakit hati sangat jauh lebih berbahaya sekali dibandingkan dengan penyakit zhahir.

Dapat kita ambil contoh : misalnya berapa banyak jumlah orang/pasien yang ada dirumah sakit-rumah sakit ? Dari yang menderita sakit ringan, sakit sedang maupun sakit yang berat atau sakit yang sudah menahun yang tak kunjung sembuh. walaupun terkadang ada diantara mereka yang sudah habis-habisan mengeluarkan biaya untuk berobat demi kesembuhan diri mereka. namun dengan penuh keyakinan dan harapan mereka tetap menginginkan kesembuhan dan mereka selalu ingin dipanjangkan umurnya. Walaupun badan mereka sakit bahkan mungkin sudah cacat atau ada sebagian anggota tubuh mereka yang sudah tidak berfungsi lagi, akan tetapi qolbu(hati) mereka tetap sehat.Sehingga mereka dapat bersabar dan menerima semua kehendak Allaah atas mereka.

Mereka meyakini apa yang dialami oleh mereka adalah hanya ujian semata. Mereka percaya ada hikmah yang baik dibalik peristiwa yang sedang mereka alami. Mereka juga menyadari bahwa hidup itu hanya bersifat sementara, seberapapun beratnya penderitaan yang mereka alami suatu saat nanti pasti akan ada batasnya. Karena Allaah Subhaanahu Wa Ta’aala tdak akan memberikan cobaan kepada hamba-Nya melainkan sesuai dengan kadar kemampuan si hamba tersebut. Seperti pepatah yang diucapkan oleh Ibu kita Kartini “ Habis Gelap Terbitlah Terang “.

Sebaliknya berapa banyak pula orang-orang yang kita pandang mempunyai fisik yang sehat, jism(badan) yang kuat, mempunyai materi yang cukup atau bahkan ada yang kelebihan materi. Rumah mewah, mobil banyak, usaha / perusahaan ada dimana-mana, pangkat tinggi, jabatan terhormat, popularitas dan banyak lagi sarana serta fasilitas-fasilitas hidup yang mereka dapatkan/punyai. Akan tetapi banyak dari golongan mereka, yang tidak menyadari kalau qolbu(hati) mereka itu sedang sakit bahkan kronis. Bahkan yang lebih parahnya lagi ada diantara mereka yang sudah mengetahui kalau qolbu(hati) mereka sakit tetapi mereka tidak berusaha untuk menyembuhkannya, mereka tetap membiarkan penyakit-penyakit hati tersebut terus merebak keseluruh tubuh mereka. Yang pada akhirnya mereka tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri. Rasa was-was, gelisah, tertekan, depresi atau bahkan ada yang ingin mengakhiri hidupnya (Na’uudzu Billaahi Min dzaalika, Allaahu Yahfazh Minal Balaa).

Sampai saat ini belum ada Dokter Spesialis yang secara khusus bertugas untuk menangani atau menyembuhkan penyakit hati(qolbu). Akan tetapi bukan tidak ada jalan untuk mengobati mereka yang sudah terkena virus penyakit hati. Disamping harus banyak berdo’a serta mendekatkan diri kepada Allaah Subhanaahu Wa Ta’aala sering-seringlah untuk meminta nashihat-nashihat yang baik kepada orang-orang yang mengerti tentang perjalanan hati.

Diantara do’a-do’a untuk menghilangkan penyakit-penyakit hati ialah :